Renungan Liturgis 29 September 2010: Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau …


Malam adalah saat yang sungguh tepat untuk flashback kejadian telah kita alami selama seharian penuh. Begitu pula malam ini. Sungguh luar biasa, apa yang saya terima hari ini. Dan sebelum malam berganti pagi, saya ingin sharing tentang pengalaman saya hari ini.

Saya tahu bahwa hari ini adalah perayaan para malaikat agung yakni Malaikat ‘Komandan Perang melawan Setan’ Mikael, Malaikat ‘Pembawa Kabar Gembira’ Gabriel dan terakhir yang jadi favorit saya Malaikat ‘Penyembuh’ Rafael. Malah beberapa hari lalu saya udah berencana akan ikut misa pagi supaya bisa merayakan suka cita ini. Kenapa saya begitu bahagia dengan perayaan ini? Saya percaya, Tuhan mengirimkan para malaikat pada kita untuk menjaga kita dari bahaya, dari godaan setan, dari sakit penyakit, dari kekuatan jahat, dan dari musuh malaikat dan musuh kita bersama, sang iblis. Mereka bukan manusia, mereka mendapat tugas mulia dari Allah dan mereka lah yang memuji dan menyembah Allah di surga. Luar biasa! Sayang, Rabu pagi ini saya tidak bisa ikut misa karena saya harus berangkat pagi-pagi menuju TVRI untuk live acara Mimbar Agama Katolik sebagai nara sumber.

Menjelang jam 7 saya bersiap-siap akan berangkat ke Persekutuan Doa di paroki saya, Maria Kusuma Karmel. Saya pun menyempatkan diri melihat jadwal tugas, memastikan saja kalau jadwal tugas pelayanan saya di PD. Begitu melihat jadwal PD hari ini, memang bukan jadwal tugas saya, tapi yang caught my eyes adalah saya baru ngeh kalau malam ini PD diisi dengan Misa dan Adorasi (karena bila ada Minggu ke-5, PD diisi dengan Misa dan Adorasi). Oh senangnya bukan main! Saya yang tadi pagi sedih juga gak bisa ikut misa padahal pengen banget merayakan para malaikat agung, ternyata, Tuhan tahu kerinduan saya! Dia jawab dan Dia hadir. Ah, betapa bahagianya hati saya. Saya merasa seperti Natanael yang pada bacaan hari ini bertanya pada Yesus,”Bagaimana Engkau mengenal aku?”. Lalu dijawab Yesus,”Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”. Begitu pula malam ini, saya jadi bertanya “Kok Yesus kamu tahu aku pengen banget ikut misa merayakan peringatan malaikat agung?” Dan saya bisa merasakan jawaban Yesus,”Sebelum kamu katakan apa maumu, fanny, aku sudah tahu terlebih dahulu”

Oh, Puji Tuhan Allahku yang hebat dan sungguh luar biasa. Saat kata-kata tidak mampu lagi terungkap, Allahku sudah tahu lebih dahulu apa yang aku butuhkan. Terima kasih Tuhan Yesus aku bisa merayakan Ekaristi bersama para malaikat agung. Terimakasih Tuhan Yesus aku dilindungi para malaikat. Terima kasih Yesus aku boleh berjumpa denganMU dan merasakan kedashyatan penyembuhanMu lewat adorasi Sakramen Maha Kudus.

Yesus, sungguh firmanMu hidup. Aku bisa bayangkan, aku bilang begini kepada Natanael,”hey, guess what. Tuhan Yesus gak cuma ngomong ke kamu loh seperti tertulis di ayat terakhir bacaan Yohanes hari ini. Aku juga diomongin begini sama Yesus malam ini:…Aku berkata kepadamu (Fannya), sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia..”

Jesus so totally loves you and me

FR

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s