Malaikat Pelindungku dimanakah engkau?


Renungan Liturgis 2 Oktober 2010: Pesta Para Malaikat Pelindung

Pagi ini, kita kembali berduka karena telah terjadi kecelakaan kereta api yang bertabrakan di Jawa Tengah. Sepertinya penderitaan, keributan, masalah tak henti-hentinya melanda negara kita. Peristiwa Ampera, Tarakan, bentrokan antar umat beragama bahkan sesama umat seagama. Belum lagi begitu banyak kasus-kasus hukum, isu politik dan kiprah pemerintah serta wakil rakyat yang terus membuat kita bertanya kapan seluruh rakyat Indonesia bisa melangkah maju menuju kesejahteraan dengan keadaan morat marit begini? Ditambah pula kita masing-masing punya persoalan dan beban hidup yang harus dihadapi. Injil hari ini mengingatkan kita untuk bertobat dan menjadi anak kecil. Itulah awal kita memperbaiki diri yang nantinya akan berdampak pada perbaikan diri dari anggota keluarga kita lainnya, teman sepergaulan kita, teman komunitas kita, dan akhirnya meluas pada lingkup masyarakat yang lebih luas. Dan jangan takut, Allah sudah mengirimkan masing-masing kita para malaikat pelindung untuk menjaga kita. Pernahkah kita mengalami peristiwa-peristiwa kecil dimana kita nyaris saja mengalami celaka namun kita diselamatkan? Saya percaya Bapa sudah terlalu sering mengirimkan saya guardian angels untuk menjaga saya karena beberapa kali saya “lewat” dari peristiwa-peristiwa berbahaya. Saat saya menyetir mobil, boleh dibilang saya beberapa kali lolos dari almost-like kecelakaan. Dulu waktu kecil, pulang dari Pontianak bersama bapak, ibu dan kakak, saya naik pesawat dalam cuaca buruk dan kita merasakan turbulance yang luar biasa menyeramkan namun akhirnya selamat juga tiba di Jakarta. Saat akan mendarat di Perth beberapa tahun lalu, pesawat SQ yang saya tumpangi tiba-tiba menaikkan pesawat padahal runway sudah jelas tinggal beberapa meter saja. Pilot mengatakan, tiba-tiba ada angin kencang (dan memang kita merasakan) dan bila dipaksakan mendarat akan sangat membahayakan. Maka lebih baik pilot secara tiba-tiba membatalkan landing. Masih banyak lagi peristiwa-peristiwa yang pernah saya alami yang bisa saya share-kan pada kesempatan lain. Bila sampai detik ini saya bisa berada di dunia ini, saya bersyukur atas rahmat dan kasihNya pada saya selama ini dan terimakasih pula pada Bapa yang menjaga saya lewat kehadiran para malaikat pelindung.

Hari ini, pada Pesta Malaikat Pelindung, coba kita ingat-ingat perjalanan hidup selama ini. Pasti ada momen dimana kita luput dari bahaya. Bahkan saat kita menggagalkan godaan untuk berbuat dosa, disitulah Malaikat Pelindung menolong kita. Mari hari ini, kita ingat lagi dan sebutkan peran the guardian angels.

Malaikat Alllah, engkau yang diserahi oleh Kemurahan Tuhan untuk mendampingi aku: terangilah, lindungilah, bimbinglah dan hantarlah aku ke hidup yang kekal. Amin.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s