Terima Kasih Tuhan Yesus atas kesembuhan Bapak


Izinkan malam ini aku berbagi sukacita yang luar biasa.Sudah beberapa tahun terakhir ini bapakku (Antonius Sujata) mengalami gangguan pada syaraf sehingga kedua tangannya sering bergerak-gerak bergetar sendiri. Sudah dibawa ke beberapa dokter, tapi hasilnya belum memuaskan. Selain itu Bapak tipe orang yang ‘sabar’, ‘sederhana’ yang merasa sepanjang hal itu tidak mengganggu aktivitasnya, dia tak mau terlalu khawatir soal gerakan-gerakan tangannya yg bergetar karena gangguan syaraf. Malam ini (18/12) seusai misa, kami sekeluarga makan malam, Bapak menunjukkan pada saya dengan penuh kebahagiaan tangan kanannya yang tidak lagi bergetar begitu pula tangan kiri yang hanya sedikit masih ada bergetar, tapi nyaris tidak kelihatan. Ajaib Kau Tuhan. Rupanya Tuhan luar biasa. Ia bukakan pintu kesembuhan buat Bapak lewat sahabat-sahabat lamanya yang membawa Bapak ke dokter di daerah Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat sehingga bisa sembuh. Tuhan Yesus sungguh luar biasa, Ia berikan kado natal indah kepada keluarga kami pada saat yang menurutnNYA tepat dan indah. Selama mengalami gangguan syaraf itu, Bapak tidak pernah mengeluh dan ngotot harus sembuh. Bahkan sampai saat ini masih aktif berkarya untuk negara di Komisi Ombudsman Nasional. Saya bersyukur Tuhan Yesus sang tabib luar biasa itu berkenan menyembuhkan Bapak. Bukan itu saja, bersama Bapak, Ibu saya juga ke dokter yang mengobati Bapak. Ibu saya punya keluhan kakinya yang sering sakit seperti kena rematik. Ibu saya berobat di situ juga dan sekarang merasa kakinya lebih enak, tidak sakit lagi. Itulah syukur dan sukacita yang ingin saya bagikan hari ini. Semoga Bapak dan Ibuku diberikan kesehatan agar bisa terus melayani Tuhan bersama-sama kedua anaknya (aku dan kakakku, Bonny) dan dua cucunya (Galih dan Langgam). Thank You Almighty Father. Praise to You Lord Jesus Christ. Come Holy Spirit!

Posted with WordPress for BlackBerry.

2 thoughts on “Terima Kasih Tuhan Yesus atas kesembuhan Bapak

  1. Alan Jeffrey Dompas says:

    Pernah aku ceritera bagaimana perkenalan ku dengan bapak? Saat itu, aku melihat beliau di TV, saat itu bapak mengundurkan diri sebagai Jampidsus. Aku pikir, dengan nama Antonius, beliau ini pasti Katolik apalagi tutur katanya yang jelas, tegas, mewarnai kebenaran yang diwartakannya..”man of faith” begitu yang muncul dari orang muda ini. Saat itu aku bertekad untuk berkenalan dan berguru pada Pak Anton. Singkat ceritera, saya berkenalan dan menjadi akrab dan tidak pernah meragukan kecintaannya pada Bunda Gereja dan saya ikut bahagia atas kesembuhan Bapak. Benar Fan, bapak tidak pernah mengeluh dan berhenti berkarya di level Gereja dan Negaranya.

    Saya juga kagum sama kamu atas inisiatif kamu untuk membuat blog ini. Memang orang orang tua dulu sangat bijak dengan meninggalkan pepatah “buah apel tidak jatuh jauh dari pohon-nya.” Teruskan Fan, semangat dan kecintaan bapak..”say it loud, I’m Catholic and I’m proud.”

    JD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s