Miracle on the eve of the year of rabbit….


Hari Selasa 1 Februari kemarin adalah hari terakhir (hari 9) Novena Tiga Salam Maria. Saya memang punya sebuah ujub khusus untuk doa novena ini. Sebuah ujub yang intinya meminta pertolongan Bunda Maria agar mendoakan saya supaya bisa menerima karunia discernment untuk sebuah keputusan dan keadaan yang tengah saya alami.

Hari Rabu 2 Februari adalah hari menjelang perayaan Imlek.
Sore itu saya mendapatkan telpon dari kantor salah satu anak perusahaan tempat saya bekerja yang mengabarkan bahwa sejumlah uang yang merupakan hak saya atas sebuah project akan diserahkan sore itu juga. Bukan main surprised-nya saya. Sejujurnya, setiap saat, saat berdoa, saat menyembah Sakramen Maha Kudus, dalam ujub Rosario selama ini, saya selalu mohon pertolongan Tuhan Yesus atas masalah keuangan yang saya alami. Dan hari Rabu 2/1, Yesus menjawab doa saya dengan melimpahkan rejeki yang sungguh luar biasa. Just what I need! Puji Tuhan! Praise the Lord! Tuhan kabulkan doaku tepat setelah saya menyelesaikan novena 9 hari (meskipun ujub doa novena bukan tentang keuangan). Sungguh indah! Terus terang, saya sempat kepikiran mau sharing soal kesulitan saya pada keluarga but somehow saya tunda keinginan itu. Saya berusaha menanti kehendak Bapa. Saya tidak mau ambil keputusan sendiri, yang akhirnya membuat saya mengambil alih permasalahan saya sendiri. Bukan suatu kebetulan kalau Selasa lalu saya me-retweet @ShrineofStJude yang tweetnya berbunyi:
Sometimes seeking means waiting & watching. This week, in whatever you are seeking, wait for the Lord to show you the way.
Ah, Tuhanku sungguh luar biasa. Kalau Dia sudah bekerja sungguhlah teramat ajaib!

Lucunya, rejeki ini saya terima di malam menjelang perayaan imlek yang identik dengan “angpao”. Bisa aja nih, Tuhan Yesus kasih angpao imlek terindah buat saya !

Rabu malam ini saya pergi ke Persekutuan Doa (PD) paroki saya, paroki MKK. Sebagai anggota tim pelayan,saya kebagian tugas menjadi usher/penyambut tamu.Entah mengapa,malam itu saya kebagian banyak tugas. Dan saya mendapatkan kekuatan untuk mengiyakan semua permintaan dari teman-teman sepelayanan malam itu. Selain jadi usher, saya dikasi checker,alat untuk menghitung jumlah tamu. Saya juga diberi setumpuk kertas untuk dibagi-bagikan pada anggota tim, juga sejumlah flyers salah satu acara yang kami selenggarakan untuk umat. Saya percaya malam itu Roh Kuduslah yang membimbing,menguatkan saya sehingga tak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir ini. Saya happy happy saja melakukan semua itu.

Sampai akhirnya saya diminta seorang teman saya untuk menggantikan dia mengoperasikan laptop yang menampilkan lirik lagu pada proyektor. Jujur, saya langsung nervous berat! Karena saya gak pernah oprasikan alat ini. Terbayang dalam benak, bagaimana kalau saya salah pencet, kalau tiba-tiba mati laptopnya, kalau ada macam-macam gangguan teknis. Tapi lagi-lagi saya dikuatkan Roh Kudus. Saya katakan iya,saya yang operasikan. Saya pun berdoa terus mohon bantuan Tuhan Yesus. Saya katakan “biar kau pakai Tuhan kedua tanganku ini untuk operasikan alat ini, biar semua kemampuan hanya datang dari padaMu”. Puji Tuhan!! Meski cuma belajar singkat kurang dari 5 menit, saya bisa mengoperasikan alat itu tanpa ada kendala berarti! Tidak ada laptop yang tiba-tiba mati, salah pencet atau apapun.Bahkan saya dimampukan untuk mencari dan menampilkan lagu-lagu diluar daftar.
Saya hanya bisa berkata dalam hati, “sebenarnya aku nervous banget bukan karena takut salah dan dilihat teman maupun umat, aku nervous karena takut mengecewakan Yesus. Aku mau kerjakan hal kecil seperti laptop ini dengan tidak mengecewakan Yesus. Aku ingin sempurna untuk Yesus.”

Puji Tuhan, saya dimampukan. Saya bahagia sekali. Biarlah hal itu dianggap sepele, silly, stupid di mata dunia. Yang terpentingan pekerjaan sesederhana apa pun di dunia ini apabila dia dilakukan demi Kebesaran nama Tuhan, maka pekerjaan itu akan menjadi sungguh mulia.

Sebelum pulang, saya mengambil jatah angpao-angpaoan yang isinya kutipan firman Tuhan dan uang dari range Rp.5.000,00 hingga 50.000,00.
Betapa bahagia dan surprised nya saya ketika saya mendapatkan kutipan Firman Allah dalam secarik kertas di dalam angpao itu yang intinya menjadi semacam konklusi sekaligus benang merah seluruh kejadian hari Rabu ini dan doa-doa yang saya lakukan selama ini (doa novena 9 hari, doa rosario,dll). Tidak ada suatu kebetulan dalam jalan Tuhan.  pasti semua peristiwa yang terjadi pada saya sudah dalam rencanaNYa yang Ia tutup dengan sebuah pesan lewat amplop-amplop yang disediakan sesama anggota tim pelayanan untuk umat dan tim yang hadir pada acara Persekutuan Doa Rabu itu.  Inilah kutipan Firman Allah yang saya dapatkan di angpao-angpaoan itu:

“Karena itu Aku berkata kepadamu: Apa saja yang kamu minta dan doakan, percaylah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24)

Posted with WordPress for BlackBerry.

One thought on “Miracle on the eve of the year of rabbit….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s