Harta duniawi, harta surgawi


Siapa yang tidak suka pujian atau dipuji. Tentu kita senang bila ada yang memuji kita. Entah karena baju yang dipakai bagus, wajah kita cantik/ganteng, anak-anak kita yang pintar, kesuksesan kita, bahkan dalam pelayanan berkomunitas pun kita senang bila dipuji.
Kalau hidup kita sudah diubah oleh kuasa Roh Kudus, kalau kita sudah mengalami pertobatan, pasti cara pandang kita pun berubah. Bila dulu kita dipuji karena kesuksesan kita, kita pasti pertama-tama memuji kehebatan diri kita dalam bekerja keras, misalnya, sehingga mampu mengumpulkan kekayaan dan menjadi mapan secara finansial. Atau kalau dipuji karena punya anak-anak yang sukses, kita kemudian berbangga karena berkat banting tulang kita sebagai ibu/ayah/orang tua itulah anak-anak kita jadi hebat.
Namun, saat kita mengalami pertobatan, hidup baru dalam Roh Kudus maka kita tahu betapa lemahnya kita sebagai anak-anak Allah! Sehebat-hebatnya kita sebagai pengusaha, sebagai karyawan, sebagai orang tua, sebagai pelajar/mahasiswa, sebagai suami/istri, toh ada saatnya kita mentok menghadapi masalah! Sehebat-hebatnya kita mencari uang, kekayaan toh ada saatnya kita kehabisan uang! Dan siapa yang puny kehebatan melebihi kita saat kita tidak punya jalan keluar menyelesaikan masalah? Ya, cuma Tuhan! Cuma Yesus yang berkuasa! Saat pikiran kita tidak sanggup lagi untuk mikir masalah, ada Roh Kudus yang lebih menguasai segala hal yang dikirim Tuhan untuk membimbing kita menyelesaikan masalah. Saat kita tidak kuat menanggung beban hidup, ada Roh Kudus yang dikirim Tuhan untuk menguatkan, menjadikan kita berani dan menghibur kita. Saat kita sakit, tidak ada dokter yang bisa sembuhkan penyakit, cuma ada satu yang tahu segala sakit penyakit dan punya kuasa angkat segala sakit penyakit itu! Cuma Yesus! Dan saat kita tidak sanggup, tidak mampu mengubah suatu keadaan yang buat kita impossible, cuma ada satu yang bisa membuat mukzizat jadi nyata, dialah Yesus Kristus!
Jadi sebenarnya, kita ini bukan siapa-siapa!! Kita mahluk lemah. Kita memang mahluk hidup istimewa dibandingkan dengan mahluk hidup lainnya ciptaan Tuhan. Tapi sebagai manusia, kita ini sungguh lemah. Benar sekali Firman Tuhan yang mengatakan “Di luar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa!”
Hari ini kita bersyukur kita mahluk yang lemah! Di mata dunia, kelemahan itu aib, memalukan! Orang tidak boleh lemah, harus hebat, harus kuat, harus kaya, harus sukses. Makanya self-help, pandangan new age seperti law of attraction itu laku keras. Tapi pengikut Yesus justru bangga dalam penderitaan dan kelemahan. Karena justru dalam penderitaan dan kelemahan, Kuasa Yesus sungguh nyata! Harta duniawi adalah kesuksesan dan kekayaan secara materi yang disirami puja-puji sehingga melahirkan kebanggaan diri (self-pride). Tapi harta surgawi adalah mendengarkan dan melakukan Firman dan kehendak Tuhan serta mempersembahkannya hanya untuk kemuliaan Tuhan, segalanya yang terbaik bersumber dan hanya ditujukan pada Tuhan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s