Sodom dan Gomora di 2011 (Merenungkan Bacaan & Injil kalender liturgis Katolik hari ini, Senin 27 Juni 2011)


Belakangan ini setiap saya menyaksikan acara di televisi, saya seakan ditunjukkan betapa hidup orang mengalami derita dan saya pun membayangkan mungkin hidup mereka berbeda kalau mereka kenal dan ikut Yesus. Misalnya, dalam sebuah serial TV berjudul The Big C, seorang wanita (yang diperankan Laura Linney) menderita kanker dan dia berusaha hidup menikmati hari-hari penderitaannya dengan kanker. Ia kemudian ikut group therapy khusus penderita kanker. Group ini maksudnya untuk saling sharing agar para penderita kanker ini saling menguatkan, saling percaya bahwa mereka akan bisa sembuah. Tapi si perempuan with the Big C ini (big C maksudnya Cancer alias kanker) belum bisa terima dirinya sakit kanker. Dia sedih dan marah karena tahu akan meninggal, dan mengganggap grup itu gak ada gunanya. Buat apa positif soal hidup lah wong sudah sakit kanker kok, mana bisa pulih? Saya pun kasihan sama karakter wanita ini, meskipun cuma di film. Pasti banyak wanita seperti ini dalam kehidupan nyata, bukankah program acara di televisi merupan representasi atau pencitraan kehidupan masyarakat sehari-hari? Saya pun berkata dalam hati, andaikata dia kenal Yesus, pasti lain cerita. Sudah banyak orang yang sakit kanker disembuhkan Yesus melalui mukzizat. Saya sendiri pernah bertemu langsung dengan mereka penderita kanker yang sembuh total dan mengimani Yesus sebagai tabib mereka. Kalau perempuan di acara TV ini kenal Yesus pasti dia tidak akan marah-marah, menyesali dan mengalami kepahitan. Bersama Yesus, salib seberat apapun akan terasa ringan dan ada suka cita dibalik dukacita mendalam.
Di lain kesempatan saya menyaksikan program acara talkshow Oprah. Seorang anak muda membunuh ibu dan adiknya, sementara sang ayah selamat dari aksi penembakannya. Ah, andai saja dia kenal dan ikut Yesus.
Gak usah jauh-jauh! Coba lihat negara kita sendiri. Saimi, seorang ibu dan keluarganya dikucilkan dari tempat tinggalnya karena anaknya melaporkan adanya contek masal di sekolah! Astaga! Kalau kenal dan ikut Yesus kita pasti membela kebenaran dan kejujuran bukannya malah menyalibkan orang yang mengungkap kebenaran dan kejujuran. Masih banyak lagi hal-hal yang terjadi di sekeliling kita yang menunjukkan kepada kita betapa hidup di dunia ini tidak melibatkan Tuhan dan akhirnya kacau balau! Penuh dengan godaan, jatuh dalam dosa dan tidak takut akan Tuhan.

Itulah keluh kesah kita yang mengingatkan kita pada keluh kesah tentang Sodom dan Gomora yang diketahui oleh Tuhan Allah (Kejadian 18:16-33). Tuhan akhirnya memutuskan untuk mengampuni umatNya di Sodom dan Gomora setelah Abraham memohon kerahiman dan keselamatan para umat. Hari ini bacaan dari kitab Kejadian sungguh menguatkan hati kita agar terus berdoa, mendoakan untuk keselamatan seluruh umat manusia agar kita semua mengalami pertobatan dan tidak berbuat dosa lagi. Kita percaya Tuhan akan mengampuni dosa kita, kita percaya Tuhan penuh belas kasih. Mari kita berdoa agar kita bisa mengikuti Yesus.

Memang, mengikuti Yesus berarti meninggalkan comfort zone kita dan secara total menyerahkan diri pada Yesus yang akan memimpin jalan hidup kita entah kemana, seturut kehendakNya. Yesus sudah menggambarkan ‘ketidaknyamanan’ itu pada Injil hari ini. “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepalanya.” (Mat 8:20). Bagaimana rasanya tidak bisa ‘meletakkan kepala’ ? Pasti tidak nyaman. Bagaimana rasanya tidak punya rumah untuk beristirahat atau berdiam? Pasti tidak enak juga. Itulah gambaran ikut Yesus yang saya dapatkan.

Meski ikut Yesus itu tidak nyaman, meski ikut Yesus itu berarti harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama kita, keterikatan kita pada kedagingan/hidup lama kita, tapi kita tahu seperti kisah perjalanan Abraham, hidup kita akan dicukupi, diberkati, diselamatkan dan penuh belas kasih dari Allah.

Terimakasih Tuhan sudah mengingatkanku untuk tetap setia dan mengikuti Engkau secara total tanpa kompromi. Bimbing kami Tuhan dengan kuasa Roh KudusMu untuk kami boleh membawa lebih banyak lagi jiwa-jiwa kepadaMu untuk diselamatkan sehingga mereka mengalami kasih, pertobatan dan hidup baru dalam RohMu. Ampunilah kami dan umatMu di dunia ini yang masih melawan Engkau Tuhan. Kasihanilah kami orang berdosa ini…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s