Aku adalah Bagian dari Rencana Terindah Tuhan


Merenungkan bacaan hari ini dari Kitab Ulangan dan Injil Matius, membuat saya merenungkan kembali perjalanan iman saya selama ini. Sungguh saya gak menyangka, bisa ‘bertekuklutut’ sebegini dalamnya pada Yesus Kristus. Dia memang pribadi ilahi yang sungguh mempesona. Begitu Dia menarikmu, kau pun dibuatNya tak berdaya dengan Kuasa KasihNya yang sungguh teramat indah dan mempesona! Setelah melalui perjalanan hidup yang kering iman, mengamalkan iman katolik sebatas praktek hukum gereja (ikut misa Minggu, mengaku dosa, pantang dan puasa, berdoa pagi dan malam), jatuh dalam dosa dan kedagingan akhirnya pada saat yang indah buat Tuhan, justru Dia mengubah hati yang keras ini, mengubah pribadi yang kotor, hina penuh dosa ini menjadi hati yang lembut dan mau taat padaNya serta pribadi yang siap dipanggil dengan bimbingan Roh Kudus. Belum pernah dalam hidup saya selama ini, saya merasa begitu dicintai seperti ini. Saya pernah merasa dicintai oleh orang-orang tertentu dalam hidup saya. Tapi belum pernah merasakan cinta yang sedalam ini, sesempurna ini, sepenuh ini kecuali saat ini, saat saya merasa sungguh-sungguh dicintai oleh Yesus yang nyata saya rasakan sejak saya memutuskan untuk bertobat dan kembali kepadaNya sekitar 3 tahun yang lalu.

Memang bukan jalan yang mudah sejak 3 tahun yang lalu itu. Dalam urusan pekerjaan, bisnis yang saya geluti mengalami tantangan membuat saya kadang-kadang berbeban berat sehingga mempengaruhi keadaan keuangan pribadi. Belum lagi, perjuangan menjadi seorang orang tua tunggal untuk dua anak yang sudah memasuki usia pra-remaja. Hari ini saya diingatkan kembali oleh Tuhan, bahwa saat ini saya tengah memikul salib. Itulah komitmen yang telah saya iyakan pada saat saya putuskan mau mengikuti Dia. Saya bersyukur saya bisa belajar menyangkal diri saya sendiri, meninggalkan kehidupan lama saya karena kini meski banyak sekali masalah yang saya hadapi (pekerjaan, kehidupan pribadi, keluarga dan pelayanan) tapi saya tidak sendiri karena Yesus sudah curahkan Roh KudusNya tinggal dalam diri saya sehingga saya merasa dicintai, dikasihi, dikuatkan dan mampu mewartakan kabar suka cita ini pada semua orang. Kata Santo Yohanes Maria Vianney ,”Pertentangan menghantar kita ke kaki salib, dan salib menghantar kita ke pintu gerbang surga,”

Problem dan pertentangan sebenarnya mengingatkan kita untuk belajar mengasihi dan mencintai sesama kita. Seringkali kita merasa mengasihi dan mencintai (atau baca: jatuh cinta/terpesona) Tuhan Yesus, tapi perlakuan kita pada sesama justru sebaliknya. Masih suka marah-marah, kesal, gampang emosi terhadap sesama. Kurang kasih dan pengertian.
Saya melihat semua aspek perjalanan hidup saya setelah mengalami pertobatan sebagai suatu bagian dari rencana besar yang sudah Tuhan rancang sejak saya dalam kandungan ibu saya. Saya tidak tahu kemana dan bagaimana alur cerita hidup saya ini karena Tuhan punya cara yang TERLALU luar biasa untuk kebaikan tiap orang melalui cara-cara yang biasa. Maka saya percaya, dan saya imani itu bahwa saya adalah bagian dari rencana terindah. Salib bukan lambang penderitaan, apalagi kekalahan. Salib adalah lambang ketekunan, kerendahan hati, ketaatan, kasih terdalam yang dicontohkan Yesus untuk kita agar kita dapat menghayati makna salib itu demi memuliakan Allah Bapa kita.

Seberat apapun salib yang kita pikul dalam hidup ini, bahkan bila kita harus kehilangan nyawa sekalipun atau apa yang kita harapkan tidaklah tercapai, Tuhan Yesus tahu yang terbaik buat kita dan keluarga kita. Terbaik buat kita dan orang-orang terdekat yang kita kasihi. Terbaik sesuai rencanaNya, sesuai waktuNya dan sesuai kemuliaanNya.

Karena percaya bahwa kita adalah bagian dari rencana terindah Tuhan, biarlah kita nikmati perjalanan memikul salib ini dengan berpegang pada kitab Ulangan 4: 39-40 “Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhan Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain. Berpeganglah pada ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian dan supaya lanjut umurmudi tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu untuk selamanya.

Sungguh aku bersyukur padaMu Tuhan, karena segala hikmat, pengertian yang kualami saat ini semuanya ada dan bersumber hanya pada RohMu yang Kudus. Engkaulah sang Kebijaksanaan abadi!

Posted with WordPress for BlackBerry.

One thought on “Aku adalah Bagian dari Rencana Terindah Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s