Bagaimana Mengatasi Godaan Dosa (Renungan Injil hari ini Senin 7 November)


Renungan Senin 7 November
Lukas 17:1-6
(Terjemahan http://www.dailyscripture.net)

Apa yang menjadi kekuatan yang menyetir kehidupan kita? Menurut Yesus ada 2 kekuatan besar dalam hidup manusia.
1. Kekuatan godaan untuk berdosa dan membuat kekacauan
2. Kekuatan iman yang mampu mengatasi rintangan dan masalah sehingga kita bisa mengasihi Tuhan dan sesama secara bebas dan sempurna.
Kata ‘godaan’ dalam bahasa Yunani (scandalon) sama artinya dengan kata skandal dalam bahasa Indonesia atau scandal dalam bahasa Inggris. Makna asli dari kata skandal adalah sebuah batu penghalang atau jebakan yang membuat orang lain jatuh. Banyak firman Tuhan yang mengingatkan kita tentang godaan/jebakan dalam hidup yang bisa bikin kita jatuh dalam dosa, diantaranya:
-Mazmur 141:9 Lindungilah aku terhadap katupan jerat yang mereka pasang terhadap aku, dan dari perangkap orang-orang yang melakukan kejahatan
– 1Yoh 2:10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang dan di dalam dia tidak ada penyesatan

Orang Yahudi yakin bahwa mengajarkan/menyesatkan orang lain hingga mereka berdosa adalah dosa yang tak terampuni. Bayangkan kalau kita mengajarkan orang lain berbuat dosa, orang ini melakukan yang sama kepada orang lain, bisa jadi seperti kereta yang terdiri dari bergerbong-gerbong dengan isi dosa tak berkesudahan. Yesus mengingatkan muridnya untuk tidak memberikan contoh buruk yang membuat orang lain berdosa.sebagai orang tua, kita dituntut bersikap penuh kekudusan karena kita hendak mewarisi iman kita pada anak-anak.

Pada saat bersamaan Yesus mengungkapkan kekuatan iman mengatasi masalah dan godaan berbuat dosa. Apa yang Yesus maksud dengan : iman dapat memindahkan pohon dan gunung (lihat juga Mat 17:20, Markus 11:23). Istilah “penggeser/pemindah gunung” digunakan untuk seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dan kesulitan yang luar bisa beratnya. Kita sering kan menghadapi tantangan dan kesulitan yang sepertinya di luar kemampuan kita? Apa yang tak mungkin bagi kemampuan manusia akan menjadi mungkin bagi mereka yang percaya dan mengandalkan kekuatan Tuhan. Iman adalah karunia yang diberikan secara cuma2 oleh Tuhan untuk membantu kita mengenal Dia secara pribadi, untuk memahami kebenaranNya dan untuk hidup dalam kuasa kasihNya. Tuhan mengharapkan kita melakukan sesuatu lebih dari yang kita kira bisa lakukan. Itulah sebabnya Tuhan Yesus memberikan kita karunia dan kuasa Roh Kudus untuk membantu kita bertumbuh kuat dalam iman, bertekun dlm iman dan bertahan dalam kasih. Iman akan Tuhan adalah kunci membuang sgala sandungan dan kesulitan yang menghalangi kita melaksanakan kehendakNya. Kita adalah milik Tuhan. Hidup kita bukan milik kita sendiri lagi. Suka cita dan kemenangan kita adalah mengikuti Yesus Kristus dan melayani dia di dalam kuasa kasih dan kebaikanNya.Tuhan Yesus siap setiap saat untuk bekerja di dalam dan melalui kita untuk kemuliaanNya. Supaya iman kita bisa bekerja/tumbuh scara efektid, iman harus berkaitan erat dengan kepercayaan, ketekunan, berserah diri pada Tuhan dan kerelaan hati melakukan perintahnya. Percayakah Anda pada rahmat dan kekuatan yanf Tuhan telah beri secara cuma-cuma untuk kita melawan godaan dan mengatasi masalah dalam melaksanakan kehendakNya?

Doa: Tuhan Yesus Kristus, berilah kami kemenangan melawan kekuatan jahat dari dosa dan hawa nafsu yang bisa menghalangi kami melakukan kehendakMu. Beri aku kekuatan untuk selalu memilih yang baik dan menolak yang jahat. Biarlah hanya kasihMu yang menguasai hatiku sehingga aku mampu mengampuni mereka yang menyakitiku dan tuntulah mereka yang membutuhkan pertolonganMu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s