i miss YOU like the dessert miss the rain


Pagi ini saya tweet kata-kata ini,”I miss you like the dessert miss the rain.” Kepada siapakah tweet itu saya tujukan. Sejujurnya, itu untuk teman dekat saya yang pagi ini saya kangeni. Minggu ini, kami terpaksa absen bertemu dan hanya bisa bertemu via instant message, telpon, email atau social media karena saya dan dia sama-sama sibuk dengan kegiatan masing-masing. Seorang teman yang juga follower saya di twitter mengomentari twit saya dengan mengatakan,”sama Tuhan yaa maksudnya, Mbak?” Saya tersenyum, mungkin maksud teman saya ini ngeledek kali ya.

Tapi semakin siang dan semakin hari mendekati sore, saya pun tak bisa menahan perasaan hati saya yang berkecamuk. Entah mengapa, hari ini seperti ada suara-suara yang memanggil saya. Saya selalu terbayang-bayang ruang Adorasi di gereja saya, Maria Kusuma Karmel. Sebuah ruangan kecil tempat umat berdoa di depan Sakramen Maha Kudus. Salah satu tempat favorit saya untuk berdoa, berduaan dalam suasana mesra dengan Yesus. Sudah beberapa kali saya kesana dan selalu terjadi keindahan dan keajaiban di sana setiap kali saya berdoa. Saya pun bertanya-tanya, apakah Engkau menyapaku Yesus? Apakah Engkau memanggilku untuk duduk diam di sana menemaniMU?
Dan, memang benar. Saya merasakan kerinduan yang luar biasa hari ini untuk bersua dengan Yesus di ruang Adorasi itu. Ingin saya cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan saya di kantor dan berangkat ke gereja menuju Ruang Adorasi untuk bertemu dengan Yesus. Dan saya merasakan kangen yang luar biasa. Ya, kangen seperti saya kangen dengan teman dekat saya yang sangat saya sayangi itu. Ya rindu seperti saya rindu spending quality time with him. Hanya saja, kangen ini jauh lebih luar biasa hebatnya, indahnya daripada kangen yang biasa saya rasakan kepada seseorang. I miss HIM, I miss Jesus, like the dessert miss the rain.

Yesus, Engkau tahu apa yang kubutuhkan. Besok aku akan pergi untuk sebuah tugas pelayanan retret penyembuhan. Engkau tahu kegelisahanku, kekhawatiranku akan tugas pelayanan ini. Itulah sebabnya Engkau terus menyapaku karena Engkau tahu aku membutuhkanMu. Aku ingin segera bertemu denganMu, Yesus. Bersimpuh di kakiMu dan melepaskan semua kekhawatiran dan kegelisahanku. Supaya besok pada saat aku pergi melayaniMu, hatiku lega dan aku kuat berkat Engkau Tuhan. Dan di DALAM NAMA TUHAN YESUS, aku patahkan segala penghalang, godaan iblis yang ingin menjauhkan aku dari kasihMU, Tuhan Yesusku! Biar pelayananku dimurnikan dan hanya untuk kemuliaan namaMU dan makin banyak orang yang sembuh lewat jamahanMu dan Kau jadikan aku alatMu untuk menyatakan kasihMU.

I can’t wait to finish my work and go to that adoration chapel and look at the Blessed Sacrament. Staring at Jesus face to face.
Yes, Jesus. I miss YOU like the dessert miss the rain…

Lukas 24:36-38
Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!” Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s