Tuhan Berfirman, Tuhan Bertindak


Pada saat Tuhan bersabda, Tuhan bertindak.

Bagianku adalah serahkan diri padaNya, taat dan setia melaksanakan kehendakNya.

 

Inilah pokok pikiran yang hadir saat saya membaca bacaan dan Injil hari ini (Kitab Hakim-Hakim 13:2-7, 24-25a dan Lukas 1:5-25).  Saat Tuhan berfirman, tidak ada satu orang maupun hal yang dapat menghentikan-Nya.  Saat ia berkata-kata mengungkapkan keputusan-Nya, maka saat itu juga hal itu terjadi.  Karena janji-janji Tuhan itu abadi.  Janji-janji-Nya sudah ia utarakan sejak dulu dan Ia sanggup menyatakan-Nya saat ini dan akan terjadi di masa depan ketika waktu yang menurut-Nya tepat telah tiba.

Manusia boleh berhenti berusaha, tapi ketika Tuhan punya rencana, tidak ada satupun yang bisa menolak-Nya.  Manoah dan istrinya, juga Zakharia dan Elisabeth tidak memiliki anak, namun bagi Tuhan tak ada yang mustahil.  Penantian yang panjang ditambah dengan kebingungan akan doa yang belum terkabulkan terbayar dengan rencana Tuhan. Dan rencana-Nya bukan sekedar rencana yang indah. Lebih dari itu semua! RencanaNya adalah rencana keselamatan bagi seluruh umat manusia.  Begitu banyak hal yang bisa kita petik dari bacaan dan Injil hari ini.  

  • Tuhan tidak pernah salah memilih orang untuk melaksanakan rencana keselamatanNya.  Orang-orang yang justru di mata dunia diremehkan (perempuan mandul seperti Elisabeth, istri Manoah, juga gadis desa yang polos seperti Maria, perempuan berdosa seperti Maria Magdalena) malah mendapatkan tempat dan peran istimewa dalam rencana keselamatan.  Bagi Allah, setiap dari kita, Anda dan saya adalah sungguh-sungguh berharga! Kita begitu dicintaiNya dan begitu dihargaiNya dan Dia sudah merencanakan rancangan istimewa bagi karya keselamatanNya melalui saya dan Anda.  Cuma Tuhan yang sanggup meihat diri ini yang buruk, lemah di mata kita dan Dialah yang sanggup melihat yang terbaik, terindah dari diri kita.
  • Tuhan punya rencana keselamatan bagi kita semua.  Apa yang menurut kita tak mungkin, Dia sanggup membuat segalanya mungkin.  Yang Dia lakukan hanya cukup dengan bersabda, maka semuanya terjadi!. Oh, luar biasa hebatnya Tuhan kita.  Elisabeth boleh sudah tua, Zakaria boleh sudah tak percaya lagi bisa punya anak.  Tapi kalau Tuhan sudah bilang iya, maka terjadilah.  Maka kita tahu sekarang, bagian kita adalah cukup dengan rendah hati menyerahkan diri seutuhnya pada Dia.  Taat dan setia melaksanakan kehendakNya.  Apakah ini berarti kita bersikap pasif? No! Harus tetap ada action dari diri kita.  Hanya saja, kita sekarang tahu bahwa kita punya pikiran yang terbatas, pengetahuan yang terbatas sekalipun semua orang mengakui kepintaran kita.  Kita bawa dalam doa, kita dengarkan Sabda Tuhan setiap hari.  Karena relasi yang mesra dengan Tuhan, pertemuan yang rutin dan intens serta intim dengan Dia, akan membuat kita semakin mengenal Dia sehingga kita pun mengenal dan mengetahui kehendakNya dalam hidup kita.
  • Inilah esensi masa Adven yang tengah kita jalani.  Penantian.  Menanti Tuhan dalam doa. Dalam keheningan, dalam cinta, penuh iman.  Menanti bersama Yesus itu indah.  Saya punya banyak keinginan.  Begitu pula Anda dalam hidup ini.  Ada yang mendambakan jodoh, pekerjaan, anak, usaha yang sukses, masa depan yang cerah, relasi yang membaik, rekonsiliasi.  Tapi sering kita tak sabar, sering kita kesal menunggu karena tidak juga melihat hasilnya.  Mari belajar diam seperti Bunda Maria.  Merenungkan di dalam hati.  Belajarlah menanti bersama Yesus.  Belajar menikmati saat-saat penantian.  Biarlah Allah bekerja.  Mari belajar merendahkan hati.  Biarlah saatnya tiba, kita semua merasakan suka cita yang sungguh luar biasa, ketika Tuhan berfirman, dan saat itu juga Tuhan bertindak!

 

 

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. (Mazmur 71:3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s