Bapak ini sepertinya nyaris lumpuh. Waktu dia datang ke persekutuan doa (PD) tadi, dengan susah payah dia berjalan dipapah sang istri dan seorang anggota tim PD. Nampaknya terkena stroke. Dia tidak datang dengan kursi roda karena kursi roda milik gereja itu baru disediakan setelah dia datang ke PD.

Acara baru dimulai, tim pujian baru menyanyikan pujian syukur. Sayup sayup terdengar si bapak tua yang duduk persis di depan aku berkata “Terima kasih Yesus. Terima kasih…” Berkali kali kudengar dia bilang terima kasih Yesus.

Aku terhenyak. Rasa bergemuruh ….

Kalau dia saja yang dalam keadaan seperti itu, nyaris lumpuh, tidak punya kursi roda, dalam keadaan sakit, sulit berjalan namun ia masih bisa mengucap syukur …..

…. Mengapa aku justru terkadang tidak memproklamirkan syukurku ?

Malam ini tema pewartaan firman adalah Bunda Maria, Sang Pemuji dan Penyembah Tuhan. Dan sesungguhnya sang bapak ini telah memuji dan menyembah Tuhan dengan sejati dan tulus…….

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s