knowing_jesus_christ1

MengenalMu


MengenalMU

Apa yang terjadi saat kita berkonflik dengan orang lain? Bisa jadi kita merasa orang terdekat sekalipun, entah itu anggota keluarga sendiri, sahabat bahkan pasangan kita sendiri, bagaikan orang yang tidak kita kenal sama sekali. Mereka yang kita sudah anggap terlalu dekat dengan kita, yang kita duga selama ini saling terbuka dengan kita, yang kita kira kita kenal secara pribadi dalam hal relasi maupun karakter, ternyata berbeda dari yang kita persepsikan. Maka tak heran, kita mulai bergumam, rasa-rasanya dia kurang mengenalku atau aku kurang mengenalnya sehingga konflik ini muncul.
Bagi dua orang atau lebih yang sudah saling mengenal, hampir jalan pikiran satu sama lain bisa dipahami atau didugaatau malah menjadi sepaham. Sehingga pada saat-saat tertentu, mereka pun sudah tahu apa yang mesti dilakukan atau bagaimana harus bersikap karena sudah saling mengenal karakter secara mendalam. Kesempurnaan ini nantinya kita dapatkan hanya di dalam Yesus Kristus yang sangat mengenal pribadi kita sehingga Dia tahu betul apa dan siapa yang kita butuhkan!
Hal yang sama bisa kita renungkan mengenai relasi kita dengan Tuhan. Sudahkah kita mengenal Dia secara utuh? Bila kita mengaku mengenalnya, mengapa diri ini masih saja melakukan doa, segala hal yang tidak berkenan pada-Nya? Bukankah kalau kita mengenal Dia, kita mengenal juga karakter Tuhan dengan segala perintah dan ajaran-Nya?
Banyak cara sederhana untuk mengenal Tuhan. Lewat alkitab, itulah cara termudah untuk mengenal Dia. Karena lewat alkitab, Tuhan sendiri berbicara dan menunjukkan diri-Nya melalui segala peristiwa sejak awal penciptaan sampai pada masa gereja setelah Yesus wafat.
Kita juga mengenal Tuhan melalui aneka peristiwa sederhana dalam setiap perjalanan hidup kita. Saat kita menghadapi masalah, saat kita diberi rejeki, ketika kita berhasil mendapatkan sesuatu yang kita harapkan, itulah saat dimana Tuhan hadir dan kita belajar untuk mengenal Tuhan dalam setiap momen kehidupan. Tuhan mau berbicara pada kita melalui setiap perkara maupun peristiwa yang kita alami.
Bahkan dalam hal yang sering kita anggap sepele, Tuhan bisa mengajarkan kepada kita untuk mengenal-Nya. Saat kita bangun pagi hari, menikmati terangnya matahari, kita mengenal Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Saat kita duduk makan bersama pasangan dan anak-anak kita, kita mengenal Tuhan Allah kita sebagai pemilik nafas kehidupan kita. pasangan dan anak-anak kita.
Pengenalan akan Tuhan tidak dapat kita lakukan sendiri. Kita perlu doa dan memohon dengan rendah hati agar boleh mengenal-Nya lebih dalam lagi. Terutama saat menghadapi hal-hal yang menyakitkan, membingungkan, membuat kita kesepian dan menyedihkan. Sanggupkah kita mengenal kehadiran Tuhan dalam pribadi sahabat, anggota keluarga yang menyakiti hati kita? Adakah Tuhan hadir dalam pribadi orang yang membuat kita kesal?

Allah Bapa yang penuh kasih, ajari kami mengenalMU melalui pribadi putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus. Urapi kami dengan kuasa Roh Kudus, agar boleh menerima karunia roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan. Amin.

“… ya, kesenangnanya ialah takut akan Tuhan.” – Yes 11:3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s